Saya adalah seorang karyawan sebuah perusahaan swasta di bilangan
Cibubur Jakarta Timur. Di sini saya akan sedikit bercerita kenapa saya
ikut asuransi, dengan kesadaran sendiri, tanpa harus di kejar – kejar oleh agen asuransi.
Waktu itu saya masih berstatus karyawan out sourcing, tapi untuk kesehatan memang ada jaminan. Jumlahnya 1 x gaji sebulan, pertahun. Sistem reimburse, jadi kalo berobat, tinggal klaim saja ke yayasan.Saya adalah orang yang termasuk selalu berpikir ke depan. Sekali waktu saya berpikir, jika suatu saat saya sakit, dan di rawat, biayanya tinggi, apa yayasan akan menanggung semua pengobatan? Jika ya, sampai kapan? Jujur saja, pikiran saya sudah ke arah itu. Mau gak mau, saya harus punya tabungan cadangan.
Waktu itu saya masih berstatus karyawan out sourcing, tapi untuk kesehatan memang ada jaminan. Jumlahnya 1 x gaji sebulan, pertahun. Sistem reimburse, jadi kalo berobat, tinggal klaim saja ke yayasan.Saya adalah orang yang termasuk selalu berpikir ke depan. Sekali waktu saya berpikir, jika suatu saat saya sakit, dan di rawat, biayanya tinggi, apa yayasan akan menanggung semua pengobatan? Jika ya, sampai kapan? Jujur saja, pikiran saya sudah ke arah itu. Mau gak mau, saya harus punya tabungan cadangan.




